Paket Umroh Ramadhan

Kafilah Akbar sebagai Travel Haji dan Umroh, menerima pendaftaran Umroh Ramadhan. Dalam hadits disebutkan bahwasanya Rasulullah saw bersabda, “Apabila datang bulan Ramadhan, berumrahlah. Karena sesungguhnya umrah di bulan itu menyamai ibadah haji.

Adapun biaya Paket Umroh Ramadhan adalah sebagai berikut:

Paket Reguler: Pra Ramadhan (13/14  hari) USD 2650

Awal/Tengah Ramadhan (13/14 hari) USD 3030

Paket Lailatul Qadar (15/16 hari) USD 3480

Ramadhan Full (29/30 hari) USD 4600

 

Paket Umrah Ekonomis (Apartemen) :

Ramadhan (17 hari) Rp. 25.000.000

Ramadhan Full (29/30 hari) Rp 33.000.000

Adapun brosur dari paket haji dan umroh dapat didownload di sini:

Brosur Umrah_edit februari revisi harga_

 

Brosur Umrah_edit februari revisi harga_logo kuning

Umroh Ramadhan Menyamai Haji

Salah satu amal istimewa di bulan puasa adalah umrah di bulan Ramadhan. Keutamaannya menyerupai ibadah haji. Diriwayatkan dalam Shahihain, dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘Anhuma, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda kepada seorang wanita Anshar, “Apa yang menghalangimu untuk ikut berhaji bersama kami?” Ia menjawab, “Kami tidak memiliki kendaraan kecuali dua ekor unta yang dipakai untuk mengairi tanaman. Bapak dan anaknya berangkat haji dengan satu ekor unta dan meninggalkan satu ekor lagi untuk kami yang digunakan untuk mengairi tanaman.” Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,

فَإِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فَاعْتَمِرِي ، فَإِنَّ عُمْرَةً فِيهِ تَعْدِلُ حَجّ

Maka apabila datang Ramadhan, berumrahlah. Karena sesungguhnya umrah di dalamnya menyamai ibadah haji.” Dalam riwayat lain, “Seperti haji bersamaku.” Lalu apa maksud dari hadits di atas?

Para ulama berbeda pendapat tentang orang yang akan mendapatkan keutamaan yang tersebut dalam hadits. Paling tidak ada tiga pendapat utama: Pertama, hadits ini khusus untuk wanita yang diajak bicara oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Di antara ulama yang berpendapat dengannya adalah Sa’id bin Jubair dari kalangan Tabi’in. (lihat fathul Baari, Ibnul Hajar: 3/609)

Sandaran pendapat ini adalah hadits Ummu Ma’qil, beliau berkata: “Haji adalah haji dan umrah adalah umrah. Sungguh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam telah mengatakan hal ini kepada-ku; aku tidak tahu apakah itu khusus untuk-ku, -yakni: ataukah untuk manusia secara umum-.” (Diriwayatkan oleh Abu Dawud, no. 1989, hanya saja lafadz hadits ini lemah. Dilemahkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Dhaif Abi Dawud) Baca lebih lanjut

Pemulung Naik Haji Plus (Kisah Haji Inspiratif)

Kabar menggembirakan bagi Mak Yati, pemulung yang menabung selama 3 tahun demi membeli kambing untuk diqurbankan. Mak Yati akan naik haji dengan menggunakan fasilitas Ongkos Naik Haji (ONH) Plus.

“Rencananya tahun depan pakai ONH plus, yang enggak nunggu lama-lama,” kata salah satu panitia yang ikut mengurusi keberangkatan Mak Yati, Agnes, kepada detikcom, Sabtu (17/11/2012).

Pemulung Naik Haji PlusAgnes menceritakan kisah Mak Yati membuat sejumlah donatur simpati hingga akhirnya berinisiatif untuk mengumulkan dana dan memberangkatkan Mak Yati dan suaminya Maman ke tanah suci Mekah.

“Dari rombongan haji dari Pak Rinaldi yang punya Radio A Dalem Tebet. Jadi sebenarnya waktu itu kan naik haji sama rombongan kebetulan ada wartawan juga. Mereka cerita-cerita lihat di internet ada pemulung ngumpulin uang 3 tahun buat beli kurban. Pak Renaldi punya inisiatif untuk ngumpulin uang. Akhirnya seluruh romobongan haji itu banyak yang saweran,” tutur Agnes.

Agnes mengatakan, para donatur akan menanggung semua ongkos naik haji Mak Yati dan Suami. Mak Yati hanya tinggal mempersiapkan kesehatan saja, “Biaya haji dia sama suaminya dan uang saku,” ucap Agnes.

Menurut Agnes, saat ini Mak Yati dan suaminya masih terkendala di administrasi,”Berhubung dia belum punya KTP makanya administrasinya dulu yang kita urus,” ujar Agnes.

Sumber: detik.com

Download Buku Pintar Haji

Pintar HajiKementrian Agama Republik Indonesia mengeluarkan Buku Pintar Haji. Buku ini berisi tentang pertanyaan yang biasa diajukan oleh para biro travel haji dan umroh, maupun KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji).

Selain itu, bagi para jamaah haji juga perlu mengetahuinya supaya bisa menilai apa saja haknya sebagai jamaah, sehingga apabila ada hal-hal yang kurang berkenan bisa disampaikan.

Berikut ini apabila ingin mendownload buku pintar haji tersebut bisi klik di sini

Mafia Visa Umroh Kian Marak

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi melalui Kedubesnya di Jakarta menyatakan, tidak akan menolerir keberadaan mafia visa umrah.

Sanksi tegas akan diberikan termasuk melakukan deportasi jika yang bersangkutan adalah warga negara Arab Saudi. Penegasan ini disampaikan oleh Kepala Konsuler Kedubes Arab Saudi, Abdulaziz A Argabi. “Siapapun mafianya tidak ada toleran.”

Dikemukakan Argabi, oknum yang selama ini diduga terlibat dalam kekisruhan persoalan visa bukan pegawai di Kedubes. Pihaknya pun membantah oknum yang berinisial UM merupakan wakil dari Kedubes. “Ia (UM) bukan staf dan tidak mewakili pemerintah Arab Saudi,” ungkapnya. Baca lebih lanjut

Dana Talangan Haji : Halal atau Haram?

Dulu, bank syariah pernah meluncurkan produk tabungan haji. Caranya, setiap nasabah yang sudah cukup tabungan hajinya, akan mendapatkan kursi keberangkatan. Jadi, pihak bank—bekerja sama dengan Kementerian Agama—berfungsi sebagai penyedia jasa pengurus haji bagi nasabah.

Untuk menjawab kebutuhan umat yang ingin menunaikan haji, namun uangnya belum terkumpul, beberapa bank syariah mulai gencar meluncurkan produk dana talangan haji. Yaitu dana pinjaman (al-Qardh) kepada nasabah untuk menutupi kekurangan dana guna memperoleh kursi haji pada saat pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH).

Kemudian, nasabah berwajiban mengembalikan dana dipinjam itu dalam jangka waktu tertentu. Sebagai jasanya, bank syariah memperoleh imbalan (ujrah) yang besarnya tak didasarkan pada jumlah dana yang dipinjamkan dan tidak boleh dipersyaratkan dalam pemberian dana talangan. Dari sinilah, kontroversi di kalangan masyarakat mulai muncul. Baca lebih lanjut

Umroh Dulu, Naik Haji Kemudian

Memasuki Ramadan, biro perjalanan umroh dan haji panen. Permintaan umroh naik sampai 100 persen dibandingkan bulan biasanya.

Direktur Hira Tour and Travel, Ahmad Aziz Zainuddin, mengatakan, tren kenaikan permintaan umroh terjadi hampir setiap tahun.

“Namun tahun ini lonjakannya lebih besar dari tahun lalu karena waiting list kuota haji sangat lama (9 tahun) dari pendaftaran Surabaya, jadi orang pilih umroh dulu,” katanya, Rabu (20/7/2011).

Menurutnya, kondisi tanah suci saat ini sangat ramai. “Tapi tidak mengurangi niat orang Indonesia pergi ke sana. Di sejumlah negara di Timur Tengah seperti Iran, pemerintah memberi subsidi bagi warganya untuk umroh,” ujar pria yang juga baru saja pulang umroh ini.
 
Permintaan yang tinggi juga ikut mengerek tarif perjalanan umroh akhir tahun. “Kalau memasuki Ramadan akhir tahun, tarifnya pasti lebih tinggi, jika paket 10 hari biasanya hanya 1500 dolar AS maka bisa sampai 1800-2000 dolar AS. Ini karena tarif maskapai dan hotel di sana juga naik,” katanya.
 
Hal senada juga diungkapkan Direktur Ebad Wisata Haji dan Umroh Amaludin Wahab. “Tahun ini yang berangkat saat Ramadan ada kenaikan 300 orang dibandingkan tahun lalu. Itu baru tahap pertama. Saat Ramadan sampai Idul Fitri kami punya lima gelombang yang diberangkatkan umroh ke tanah suci,” pungkasnya.

Dikutip dari http://www.surya.co.id/2011/07/20/umroh-dulu-naik-haji-9-tahun-kemudian