Kuota Haji Khusus Terancam Dialihkan Ke Haji Reguler

Jakarta (MCH). Menteri Agama Muhammad Maftuh Basyuni mengatakan jika kuota haji khusus atau ONH (Ongkos Naik Haji) Plus tak terpenuhi akan dialihkan kepada haji reguler atau biasa. Hal ini dikemukakan Maftuh terkakit dengan permintaan tambahan kuota haji khusus namun ternyata hingga penutupan pelunasan pembayaran haji khusus tak terpenuhi sesuai batas waktu yang ditentukan.

Direktur Pengelola Biaya Penyelenggara Haji dan Sistem Informasi Haji(BPIH dan SIH), Abdul Gafur Djawahir, menyebutkan hingga penutupan hari Senin, 25 Agustus kemarin lalu, hanya 14.553 orang yang melunasi pembayaran haji khusus sehingga kuota masih tersisa untuk 1.447 porsi. Departemen Agama masih memberi kesempatan dengan memperpanjang pelunasan selama lima hari mulai 26 Agustus bagi calon jemaah khusus yang memiliki nomor porsi di atasnya.

Menurut Menteri Agama, jika sampai batas waktu terakhir kuota tak terpenuhi maka sisa kuota itu akan dialihkan kepada haji reguler karena banyak calon yang ingin mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji.
Ketika dimintai konfirmasi bahwa kuota haji khusus tak terpenuhi karena pengumuman pelunasan dari pemerintah terlambat, Maftuh mengatakan hal itu hanya alasan yang dicari-cari. “Coba lihat nanti apakah habis pada saat batas waktu yang ditetapkan,” katanya.(*)

Pencuri Hajar Aswad yang Binasa

Di antara kalangan Qaramithah terdapat salah seorang musuh Allah, Raja Bahraih, Abu Thahir Qirmithi Sulaiman bin Abi Sa’id yang memimpin pasukan untuk menyerang Baitullah. Orang-orang tidak menyadari bahwa hari senin tersebut adalah Hari Tarwiyah, kecuali setelah Abu Thahir membawa 700 pengikutnya. Mereka masuk Masjidil Haram dan membabi buta membantai para jamaah haji di Tanah Haram.

Kemudian ia mendatangi Hajar Aswad dan memukulnya dengan alat pencongkel dan memcahnya. Kemudian ia mencongkelnya setelah shalat Ashar hari senin tanggal 14 Dzulhijah. Lantas ia kembali ke daerahnya (Bahrain) dengan membawa Hajar Aswad. Ia bermaksud menjadikan ibadah haji berada di tempatnya. Namun niatnya itu tidak akan berhasil dan sia-sia belaka, sebagaimana yang dialami pendahulunya, Abrahah.

Ada yang mengatakan bahwa ada 40 onta yang mati saat membawa Hajar Aswad. Sedangkan pada saat dikembalikan, Hajar Aswad dibawa oleh seekor onta yang kurus.

Tempat Hajar Aswad di Ka’bah menjadi kosong. Orang-orang pun menempelkan tangan mereka di tempat tersebut untuk mencari barokah sampai Hajar Aswad dikembalikan ke tempatnya semula di Ka’bah, yaitu setelah kebinasaan Abu Thahir Qirmithi secara mengenaskan tahun 332 H. Hajar Aswad berada di tangan Qirmithi dan para pengikutnya selama 22 tahun kurang empat hari.

Sumber: Keajaiban Hajar Aswad dan Maqom Ibrohim, hlm. 33-34

E-Book Gratis Misteri di Tanah Suci

Banyak kejadiaan aneh yang dialami para jamaah haji dan umroh. Kejadian tersebut terkadang tidak bisa dijangkau oleh akal. Hal ini untuk menunjukkan kekuasaan Ilahi atas makhluk-Nya di muka bumi.

E-book Gratis berjudul Misteri di Tanah Suci ini semoga bisa menambah keimanan kita dan mempertebal keyakinan terhadap Sang Kuasa. Silakan mendownload di sini dan sebarkan kepada yang lain supaya juga mendapatkan manfaat seperti yang Anda peroleh.

Silakan download di sini

atau

Download di sini

Pelunasan Biaya Haji Disebar Hari Ini

Jakarta (MCH). Pelunasan biaya haji akan mulai disebar di seluruh kantor Departemen Agama di seluruh Indonesia sejak hari Senin, 11 Agustus hari ini. Hal ini dijelaskan Dr. Iskandar Idi, Direktur Pembinaan Haji Departemen Agama RI dalam acara ‘Mari ke Tanah Suci’ yang disiarkan televisi Indosiar edisi Senin, 11 Agustus pagi hari ini. Baca lebih lanjut

Muzdalifah: Tempat Bermalam Jamaah Haji

Muzdalifah terletak di antara Mina dan Arafah. Dinamakan demikian karena jama’ah haji berdatangan ke tempat ini pada tengah malam atau karena para jama’ah pergi meninggalkan tempat ini secara bersamaan. Ada pula yang menamakan tempat ini sebagai jam’an yang artinya adalah berkumpul, karena Adam dan Hawa berkumpul di tempat ini. Batasnya adalah antara lembah Muhassir sampai ke Al-Ma’zamain (dua gunung yang saling berhadapan, yang di tengahnya ada jalan) yaitu 4,8 KM², sedangkan luasnya adalah 12,25 KM². Di sana terdapat rambu-rambu pembatas yang menentukan batas awal akhir dan akhir Muzhdalifah.

Baca lebih lanjut

Buku Panduan Haji; KEAGUNGAN MAKKAH DAN MADINAH

Judul: Keagungan Makkah dan Madinah; Panduan Tempat-tempat Bersejarah Bagi Jamaah Haji dan Umroh

Penulis: Yasir Maqosid Al-Azhary

Penerbit: Pustaka Al-Azhary

Cetakan: Pertama, Juli 2008

Jumlah Halaman: 172

Harga buku: Rp. 25.000,-

Sample buku Keagungan Makkah dan Madinah

Mengunjungi tempat-tempat bersejarah di Tanah Suci dapat mempertebal keyakinan dan memperkokoh keimanan. Hal ini jika disertai dengan pengetahuan yang memadai tentang tempat-tempat tersebut.

Buku panduan ke tempat-tempat bersejarah di Makkah dan Madinah ini akan membimbing Anda supaya mengetahui secara detail peristiwa-peristiwa sejarah yang berkenaan dengan tempat tersebut.

Anda akan mengetahui sejarah kota Makkah dan Madinah serta tempat dan bangunan bersejarah di kota tersebut, seperti Mina, Muzdalifah, Maqam Ibrahim, Hajar Aswad, Air Zam-zam, Gua Hira, Gua Tsur, Tempat Kelahiran Rasululullah, Maqam Baqi’, dll. Anda juga akan mengetahui masjid-masjid bersejarah di Kota Makkah dan Madinah, misalnya Masjidil Haram, Masjid Nabawi, Masjid Quba’, Masjid Jin, Masjid Khaif, Masjid Qiblatain, dll.

Selain itu, Anda juga akan disuguhi kisah-kisah penuh hikmah yang terjadi di Tanah Suci. Tujuannya tidak lain supaya Anda benar-benar melakukan ibadah dengan sebaik-baiknya dan mempersiapkan diri ke Tanah Suci.

Apa kata mereka tentang buku ini?

“Buku ini perlu dibaca oleh siapa saja yang ingin mengetahui lebih dalam tentang dua tempat suci di muka bumi beserta keistimewaan-keistimewaannya.”

(Habib Bakir Al-Atthas-Tokoh Agama Masyarakat Pekalongan)

“Selama ini banyak masyarakat yang mendengar adanya keajaiban di Arab Saudi, khususnya di Makkah dan Madinah, kemudian menanyakan kepada saya. Buku ini akan dapat menjawab pertanyaan yang berkembang di masyarakat tersebut, bahkan buku ini membahas lebih detil dibanding buku yang pernah ada. Dan buku ini amat baik jika dibaca oleh calon jamaah haji dan umrah, sehingga dalam perjalanan ibadahnya mereka dapat meresapi makna dan hakekat di balik ritual haji dan umrah.”

(M. Abdul Ghafur Djawahir-Direktur Pengelolaan BPIH dan Sistem Informasi Haji)

“Kami atas nama Pemerintah Kota Pekalongan mengucapkan selamat kepada penulis yang telah mampu merangkum dan menyusun berbagai keajaiban yang terjadi dan keistimewaan bangunan-bangunan maupun tempat-tempat yang ada di Makkah dan Madinah. Buku ini menarik untuk dibaca seluruh umat Islam yang akan mengunjungi Makkah dan Madinah agar senantiasa menjaga niat dan perbuatan yang baik serta tidak melanggar ajaran Islam.”

(dr. HM Basyir Ahmad-Walikota Pekalongan)

Pesan sekarang juga melalui telepon atau SMS ke nomor 08889935637 (Na’im) atau layanan e-mail ke yasir.maqosid@gmail.com

Pembelian dalam jumlah banyak akan mendapatkan diskon sangat istimewa.

· Transfer uang ke nomor rekening: 0118636250 atas nama Yasir Maqosid, LC Kantor Cabang BNI Syariah Jakarta Timur. Konfirmasi bukti pembayaran transfer melalui telepon, SMS, atau e-mail.

· Bagi yang berkeinginan menjadi distributor buku ini silakan kirim penawaran via e-mail.

· Bagi biro perjalanan haji dan KBIH yang ingin bekerja sama mengadakan bedah buku ini, kami tunggu penawarannya lewat e-mail.

Penyucian Ka’bah di Masjidil Haram

Jakarta (MCH). Gubernur Mekah Khalid Al-Faishal mewakili Khadimul Haramain Raja Abdullah bin Abdul Aziz melakukan pencucian Kakbah hari Sabtu, 2 Agustus kemarin. Tradisi itu dilakukan sebagai pertanda masuknya bulan Syakban 14209 Hijriyah.

Sebelum melakukan pencucian Kakbah, Khalid yang didampingi sejumlah pejabat Mekah dan pimpinan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi melakukan tawaf tujuh kali dan salat sunah thawaf di belakang Maqam Ibrahim.

Baca lebih lanjut