Penyucian Ka’bah di Masjidil Haram

Jakarta (MCH). Gubernur Mekah Khalid Al-Faishal mewakili Khadimul Haramain Raja Abdullah bin Abdul Aziz melakukan pencucian Kakbah hari Sabtu, 2 Agustus kemarin. Tradisi itu dilakukan sebagai pertanda masuknya bulan Syakban 14209 Hijriyah.

Sebelum melakukan pencucian Kakbah, Khalid yang didampingi sejumlah pejabat Mekah dan pimpinan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi melakukan tawaf tujuh kali dan salat sunah thawaf di belakang Maqam Ibrahim.

Baca lebih lanjut

Tujuh Kali Naik Haji Tidak Bisa Melihat Ka’bah

Sebagai seorang anak yang berbakti kepada orang tuanya, Hasan (bukan nama sebenarnya), mengajak ibunya untuk menunaikan rukun Islam yang kelima.

Sarah (juga bukan nama sebenarnya), sang Ibu, tentu senang dengan ajakan anaknya itu. Sebagai muslim yang mampu secara materi, mereka memang berkewajiban menunaikan ibadah Haji.

Segala perlengkapan sudah disiapkan. Singkatnya ibu anak-anak ini akhirnya berangkat ke tanah suci. Kondisi keduanya sehat wal afiat, tak kurang satu apapun. Tiba harinya mereka melakukan thawaf dengan hati dan niat ikhlas menyeru panggilan Allah, Tuhan Semesta Alam. “Labaik allahuma labaik, aku datang memenuhi seruanMu ya Allah”.

Hasan menggandeng ibunya dan berbisik, “Ummi undzur ila Ka’bah (Bu, lihatlah Ka’bah).” Hasan menunjuk kepada bangunan empat persegi berwarna hitam itu. Ibunya yang berjalan di sisi anaknya tak beraksi, ia terdiam. Perempuan itu sama sekali tidak melihat apa yang ditunjukkan oleh anaknya.

Baca lebih lanjut