Mafia Visa Umroh Kian Marak

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi melalui Kedubesnya di Jakarta menyatakan, tidak akan menolerir keberadaan mafia visa umrah.

Sanksi tegas akan diberikan termasuk melakukan deportasi jika yang bersangkutan adalah warga negara Arab Saudi. Penegasan ini disampaikan oleh Kepala Konsuler Kedubes Arab Saudi, Abdulaziz A Argabi. “Siapapun mafianya tidak ada toleran.”

Dikemukakan Argabi, oknum yang selama ini diduga terlibat dalam kekisruhan persoalan visa bukan pegawai di Kedubes. Pihaknya pun membantah oknum yang berinisial UM merupakan wakil dari Kedubes. “Ia (UM) bukan staf dan tidak mewakili pemerintah Arab Saudi,” ungkapnya. Baca lebih lanjut

Dana Talangan Haji : Halal atau Haram?

Dulu, bank syariah pernah meluncurkan produk tabungan haji. Caranya, setiap nasabah yang sudah cukup tabungan hajinya, akan mendapatkan kursi keberangkatan. Jadi, pihak bank—bekerja sama dengan Kementerian Agama—berfungsi sebagai penyedia jasa pengurus haji bagi nasabah.

Untuk menjawab kebutuhan umat yang ingin menunaikan haji, namun uangnya belum terkumpul, beberapa bank syariah mulai gencar meluncurkan produk dana talangan haji. Yaitu dana pinjaman (al-Qardh) kepada nasabah untuk menutupi kekurangan dana guna memperoleh kursi haji pada saat pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH).

Kemudian, nasabah berwajiban mengembalikan dana dipinjam itu dalam jangka waktu tertentu. Sebagai jasanya, bank syariah memperoleh imbalan (ujrah) yang besarnya tak didasarkan pada jumlah dana yang dipinjamkan dan tidak boleh dipersyaratkan dalam pemberian dana talangan. Dari sinilah, kontroversi di kalangan masyarakat mulai muncul. Baca lebih lanjut

Umroh Dulu, Naik Haji Kemudian

Memasuki Ramadan, biro perjalanan umroh dan haji panen. Permintaan umroh naik sampai 100 persen dibandingkan bulan biasanya.

Direktur Hira Tour and Travel, Ahmad Aziz Zainuddin, mengatakan, tren kenaikan permintaan umroh terjadi hampir setiap tahun.

“Namun tahun ini lonjakannya lebih besar dari tahun lalu karena waiting list kuota haji sangat lama (9 tahun) dari pendaftaran Surabaya, jadi orang pilih umroh dulu,” katanya, Rabu (20/7/2011).

Menurutnya, kondisi tanah suci saat ini sangat ramai. “Tapi tidak mengurangi niat orang Indonesia pergi ke sana. Di sejumlah negara di Timur Tengah seperti Iran, pemerintah memberi subsidi bagi warganya untuk umroh,” ujar pria yang juga baru saja pulang umroh ini.
 
Permintaan yang tinggi juga ikut mengerek tarif perjalanan umroh akhir tahun. “Kalau memasuki Ramadan akhir tahun, tarifnya pasti lebih tinggi, jika paket 10 hari biasanya hanya 1500 dolar AS maka bisa sampai 1800-2000 dolar AS. Ini karena tarif maskapai dan hotel di sana juga naik,” katanya.
 
Hal senada juga diungkapkan Direktur Ebad Wisata Haji dan Umroh Amaludin Wahab. “Tahun ini yang berangkat saat Ramadan ada kenaikan 300 orang dibandingkan tahun lalu. Itu baru tahap pertama. Saat Ramadan sampai Idul Fitri kami punya lima gelombang yang diberangkatkan umroh ke tanah suci,” pungkasnya.

Dikutip dari http://www.surya.co.id/2011/07/20/umroh-dulu-naik-haji-9-tahun-kemudian

Buku Keagungan Makkah dan Madinah Diminati di Sumatera Selatan

Ternyata buku Keagungan Makkah dan Madinah juga mulai diminati di Daerah Sumatera. Kali ini di Muara Enim Sumatera Selatan buku ini dipesan sebanyak 30 buah, dan rencananya akan ditambah lagi.

Alhamdulillah ternyata buku yang berisi tentang panduan haji dan umrah, yang sudah sejak tahun 2009 ini terbit sudah hampir habis. Hal ini mengindikasikan bahwa banyak yang berminat terhadap buku ini.

Mudah-mudahan ada buku-buku yang lain yang terlahir dari blog penerbitan buku ini.

Keajaiban Air Zam-zam dapat Menyembuhkan Kencing Batu

Adalah Bapak H. Hariyanto, salah satu jamaah haji asal Blitar yang menuturkan dengan penuh semangat kisah keajaiban air Zam zam yang dialaminya dalam hidupnya ketika menunaikan rukun Islam ke 5 tahun 2006/2007 1427 H.

Sebelum berangkat ke Tanah Suci, Beliau menderita sakit kencing batu atau batu ginjal. Berbagai upaya medis telah dilakukan dan sehari-hari harus mengkonsumsi obat yang diresepkan telah dokter, dan itu berjalan cukup lama.

Beliau menuturkan bahwa ketika kambuh, sakit yang luar biasa dirasakannya. Nah pada saat beliau menunaikan ibadah haji tahun 1247 H, kendala utama yang masih dirasakan adalah penyakit tadi, sehingga dengan semangat yang luar biasa rasa sakit itu terkalahkan oleh kenikmatan bisa manjalankan rukun Islam ke 5 di tanah Suci. Baca lebih lanjut

Menggapai Handphone di Tanah Suci

Keberangkatan jamaah haji gelombang 1 tanggal 2 Oktober 2011 dan mendarat di Madinah. Setelah mereka menjalankan segala aturan ibadahnya,  mereka mulai menggapai alat komunikasi Handphone. Jamaah yang sudah memiliki kartu Handphone perdana Arab Saudi yang dibeli di Indonesia. biasanya langsung mencoba, tapi banyak juga yang sengaja membeli Kartu Perdana di Bandara Arab Saudi

Penjual Kartu Perdana tersebut orang Indonesia, ada yang dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Jawa Barat dan lain-lain. Mereka adalah TKI yang mengadu nasib di Arab Saudi. Para jamaah umumnya minta full service artinya jamaah menyerahkan handphone untuk dipasangi kartu perdana dan belajar kilta untuk  pengecekan pulsa. Setelah itu saling sibuk tukar nomor perdana sesama jamaah dengan Ketua Regu, Ketua rombongan sampai Ketua Kloter dan Dokter Kloter.

Baca lebih lanjut

Travel Haji dan Umroh : Hikmah Sakti Perdana

Salah satu sarana untuk menuju Haji Mabrur adalah memilih biro perjalanan haji yang bonafide, mau melayani jamaah haji dengan sepenuh hati, dan membimbing ibadah haji sesuai ajaran Nabi saw.

Trevel haji seperti itulah yang senantiasa dibutuhkan oleh para jamaah haji, sehingga ketika jamaah haji ingin melaksanakan ibadah, mereka bisa lebih khusyuk dan meresapi nilai-nilai ibadah.

Di antara sekian banyak biro trevel yang ada, yaitu Hikmah Sakti Perdana yang sudah berpengalaman dalam mengurusi jamaah haji dan umroh. Banyak paket-paket umroh yang ditawarkan kepada para jamaah.

Bagi yang ingin berhaji atauh umroh, dapat menghubungi kantor perwakilan Hikmah Sakti Perdana di: Pondok Pesantren Syafi’i Akrom, desa Jenggot Kota Pekalongan. Nomor kontak: 081542179705 (Yasir).

Berikut ini brosur dari paket haji dan umroh yang tersedia: